only zumar. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Dan untuk yang Pertama ( Catatan Harianku di Krakatau Writing Camp Part III )


Krakatau I'm Comiiinggggggg!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
AKhirnya dengan keteguhan dan semangat yang menjulang tinggi akupun sampai di titik itu. Titik dimana para pendakipun melepaskan segala keriangan mereka karena sudah sampai diatas sana. Sebenarnya itu bukanlah puncak dari gunung Krakatau itu, melainkan hanya titik aman untuk para pendaki menghentikan pendakiannya karena gunung itu masih aktif. Terlihat pula asap yang masih mengepul dari mulut gunung itu, setidaknya akupun melepas kegembiraanku disana.

Seakan tak bisa menahan diri kamipun langsung mengabadikan semua moment-moment itu, moment dimana kami telah menyelesaikan pendakian ini.


Rasa syukur kami kepada sang Maha Kuasa yang telah memberikan kami tenaga dan semangat sehingga kami bisa mendaki bersama dan mengabadikan ini untuk bisa di ceritakan kepada anak cucu kami kelak.

Setelah selesai berfoto-foto ria, kamipun turun kembali menyusuri tapakan jejak pasir yang licin itu, semangat masih tetap berkobar. Jalanan turun lebih terasa ringan namun berbahaya, seakan kita bisa berseluncur dalam padang pasir itu.ketika itu akupun turun dengan Bang Gol a Gong, dan tak lupa akupun berfoto dengannya :D


Masih ingat saat itu bang Gol a Gong bilang " Backgroundnya saya , ahahahaaa... iya bang kapan lagi saya bisa berfoto dengan background sang penulis ternama di indonesia" dan tawa legak itupun menyeruak di antara kami, dia hanya mengucapkan " Amiiiinnnn "

Perutku memanggil-manggil seraya ingin di lemparkan nasi, sarapan yang disediakan itupun langsung aku lahap. Tetapi sayang sekali dikrakatau itu tidak ada air bersih, hanya untuk cuci tanganpun sepertinya mereka memakai air laut. Yaaahhhh apa boleh buat seorang backpacker sejati tidak boleh layu!!!!!!!!! hanya karena masalah sepele seperti ini, harus bisa susah dan menikmati perjalanan seadanya dengan cara tersendiri maka itulah yang di sebut Backpacker sejati.
Setelah selesai menikmati sarapan dengan laut telur dan kerupuk yang nikmat itu kamipun segera melanjutkan perjalanan ini, menuju Laguna cabe itu yang dikatakan para snorkler yang tidaka akan sabar untuk mengeksplor dunia bawah laut. Tidak jauh jarak yang di tempuh dari Krakatau menuju Laguna, mungkin hanya sekitar 20 menit kami sampai, dan para snorkler itu langsung saja terjun untuk cepat bertemu dengan sang nemo!!! :D

Sayang sekali aku hanya bisa melihat mereka asyik snorkling, sedangkan aku hanya duduk diam di pinggir kapal itu, ahhhhhhhhhhhhhh terbesit dalam anagan ini kenapa saat itu periodku datang yahhh... aku ingin sekali seperti mereka yang bisa menikmati alam bawah laut. Tapi yasudahlahhh... melihat tawa mereka pun aku ikut bahagia.

Hampir 2 jam kami berada di laguna, setelah itu kamipun segera kembali ke penginapan untuk segera mengemas perlengkapan kami, karena hari itupun kami akan meninggalkan keindahan di pulau ini. Sesampainya di dermaga pulau sebesi aku beserta temanku langsung menyantap makan siang kami, karena kami tahu pasti mereka yang dahulu sampai di penginapan akan segera berebut kamar mandi!! Hahaha ,,,,,
Setelah makan siang itu kamipun pulang ke penginapan dan ternyata benar mereka saling menunggu kamar mandi.. yasudahlahhhh.... aku kan sudah makan siang jadi santai menunggu giliranku.

Jam 3 kami meninggalkan kepulauan itu, berat rasanya untuk meninggalkan semua keindahan itu tapi kami harus tetap kembali untuk bertemu orang-orang yang disayang. Sekitar 1 jam kamipun sampai di dermaga Canti dilanjutkan langsung naik angkutan umum yang di namakan Angkot menuju pelabuhan Bakauheni. Selama perjalanan itu legak tawa tak bisa di bendung lagi karena ulah 3 master kita yaitu : Bang Efri, teh Reno, dan Teh siapa yak aku lupa namanya ( punten nya teteh :( ) ahahhaaa..
Dimulai dari burung ababil, sampai nikah dengan orang yang usianya lebih tua dengannya ( Bisa di katakan Poligami antara dia dan istrinya ," best judul nih kayaknya) ckckckkckkk....

Perjalanan jauh itupun tak terasa karena cerita-cerita konyol itu, kami menaiki angkot yang pertama, berjalan mulus menyusuri jalanan itu. Kamipun melewati jalanan yang terkenal dengan namanya Trans Lampung!!! Ohh shit......................
itu dekat dengan Padang!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
dalam hati seraya berkata aku bisa menyusulmu uda..... dekat jarak kita saat itu, namun aku juga sadar saat itu bukan uda yang disampingku melainkan dia yang selama ini menjagaku, terimakasih ya :)

Waktu berlalu tanpa disadari kamipun sampai di pelabuhan Bakauheni itu, sekitar hampir Maghrib kami sampai disana, menunggu kawan yang lainnya kami duduk santai di depan loket utama agar mereka mudah menemukan kami. Sayang sekali saat itu angkot kami tidak berhenti untuk sekedar membeli oleh-oleh khas lampung :'(

Satu jam kemudian semuanya kumpul dan kamipun langsung masuk dan menaiki dermaga itu menunggu kapal yang akan mendarat. Tidak lama kemudian kapalpun datang mendarat, kami mengantri untuk memasukinya.


Inilah tampang dan muka para Travellers sejati kita yang sudah terlihat lelah namun tetap semangat.

Kami duduk di sekitar pinggir kapal itu, bercanda bersama mengenang pulau yang sudah kami tinggalkan itu, berharap suatu saat nanti kami dipertemukan kembali dimana kami dipertemukan saat itu.

Saat itu aku pun langsung tertidur, tidak kuat lagi rasanya karena sebenarnya sudah dari kapal menuju dermaga canti itu peurku mual serasa ingin muntah namun ku tetap bertahan agar tidak merepotkan siapapun. Aku tertidur di jaga olehnya, yaaahhhh.... He is my guardian angel.

Matapun terbuka sesaat karena suara gaduh dari orang-orang dan ternyata kamipun sudah sampai di dermaga pelabuhan Merak!!!!!!!!!!!!!!! Ayooooo pulang!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! aku sudah MUAK dengan Laut!!! Sudah Kenyang menaiki Kapal!!!! Tak sabar ingin ku ciumi daratan itu, menghirup sesaknya debu-debu dari kendaraan umum, ahhhhhhhh sungguh hardly can't wait.

Sekitar setengah 11 malam kami sampai di pelabuhan merak, kami berkumpul bersama merundingkan dimana dan siapa rekan kami pulang karena perjalanan ini masih panjang, aku ikut dengan dia ke rambutan bersama 3 kawan lainnya yaitu : Ilyas, teh Gita, dan abang satunya lagi aku lupa namanya hehehehhe maaf ya bang :D
Setelah selesai semua kami saling berpamitan, bersalaman dan mungkin hampir menangis saat itu, kapan lagi kami akan bertemu dalam suasana seperti ini, mungkin tahun depan mudah-mudahan kami di beri umur untuk di pertemukan kembali. Amiinn..............

Tepat pukul 2 pagi kami sampai di rambutan, Ilyas beserta temannya itu entah kemana, saat itu kami hanya tinggal bertiga: aku, dia dan teh gita. Kami sepakat untuk mengantarkan teh Gita ke masjid di terminal rambutan dulu karena saat itu Bus yang seharusnya dia tumpangi belum ada dan harus menunggu sampai jam 6 pagi maka diapun menginginkan menunggunya di Masjid.


Andai saja terminal ini sepi seperti ini di tengah hari mungkin aku akan lebih sering menggunakan  jasa Terminal ini. Setelah itu kamipun langsung naik angkutan umum 121 menuju Cileungsi, sebenarnya sih takut jam segitu naik angkot tapi kan ada dia yang akan menjagaku :D
( Jangan coba-coba deh kalo cewek sendirian naik angkot jam segitu berbahaya!!! )
Satu jam kami sampai di Cilengsi.......
Alhamdulillah.........................................
sampai juga di tempat tercinta ini....................
aakhhhhhhhhhhhhhhhhh..... Bau kamar yang selama ini kurindukan...
Tiada lagi bau kapal, ataupun riakan gelombang air laut yang sungguh membuatku ingin muntah.

SELESAI DAN TIDUR

Nb: Perjalanan ini menyisahkan kerinduanku pada si umang yang menawan,lembutnya si sebuku juga memanggilku untuk kembali, yaahhhh mungkin lain kali aku akan kesana lagi. Terimakasih kepada seluruh Travellers, terutama terimakasih kepada bang Gol a Gong yang memberikanku banyak inspirasi untuk semangat lagi belajar menulis. Terima kasih juga kepada teh nurul diam-diam kau telah menyematkan janji, janji hatiku untuk bisa sepertimu, meng-Eksplor seluruh Nusantara, mungkin akan ke luar Indonesia aku harap begitu :D
Thanks a lot all :D , You mean so much to me :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dan untuk yang Pertama (Catatan Harianku di Krakatau Writing Camp Part II )

Si umang yang menawan, tak tega rasanya untuk meninggalkanmu, berat kaki ini ku langkahkan tapi sejuta pesona disana masih menunggu kami untuk di singgahi.

Setelah puas dengan si umang, kami pun kembali ke penginapan untuk istirahat, sholat dan diteruskan dengan makan malam bersama. Aku tidak mengikuti acara setelah makan malam itu, lelah menderaku dan membuatku langsung tidur saat aku kembali ke penginapan.

Gaduh menggemuruh terdengar samar-samar di telingaku, dengan mata berat ku coba perlahan membukanya, para teteh itu pun sedang asyik mempersiapkan perbekalan untuk mendaki gunung anak Krakatau.
"Teh, jam berapa kita akan berangkat? tanyaku kepada salah satu mereka"
"jam 3" kata teh Intan ( Heheheeee... )
"Ku lihat jarum di jam dinding yang menunjukan jam setengah 3 pagi, maka akupun ikut mempersiapkan diriku.

Perjalananpun di mulai, jam 3 pagi kami berkumpul di dermaga pulau sebuku untuk briefing dan berdoa bersama sebelum pendakian itu. Setelah itu kami berangkat menuju Krakatau.
Sekitar 2 jam perjalanan kami tempuh ( sebenernya sih aku juga tidak tahu berapa jam pastinya karena saat itu aku tertidur pulas di dalam kapal bersama yang lainnya. Hahahaa)
Subuh datang dengan kecantikan krakatau, kami tiba sekitar pukul 6 pagi. Aku ingat saat itu salah satu diantara mereka bilang:" Ohh tidak ada air untuk Berwudhu, maka mereka mengambil air wudhu di hamparan laut itu"

Sekitar setengah 7 kami mulai pendakian ke gunung anak krakatau, rasa penasaran semakin memenuhi hati ini, " akan seperti apakah gunung yang akan aku daki?? Karena ini adalah gunung kedua yang akan aku daki,dulu pernah pertama kalinya aku mendaki gunung Ciremai di dekat Kota kelahiranku, dan itu yang pertama dan sangat berkesan ( Maklum lah aku belum jadi pendaki yang setia, hehehe )

Pemandangan yang menyejukkan mata selalu hadir di setiap sudut langkah kami, Pujian demi pujian terlontar dari mulut kami sungguh sangat indah.


Rasa tidak percaya dan masih dalam keadaan tertegun menyaksikan ciptaan-Nya yang sungguh indah, terbesit dalam benakku saat itu " apakah yang ada di puncak gunung anak krakatau itu?"

Hanya semangat yang tinggilah yang membuatku terus berjalan dan mendaki gunung anak krakatau itu, suara kecil dalam hati selalu berkata " AYooooo kamu pasti bisa!!! "

Jejak tapak para pendaki itu membuat jalan di sekitar hamparan pasir yang sangat luas itu, langkah demi langkah kami lewati dengan rasa keingintahuan yang besar, akan seperti apakah puncak dari semua perjalanan ini??Ahhhhhh... sungguh tidak sabar lagi untuk menyaksikan keindahan dari atas sana!!.


# To be contuniued
Terpaksa aku hentikan dulu penulisan ini, cucian menumpuk memanggil manggilku untuk  segera ku sentuh....

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kepengen Lari peluk kamu

Entahlah sampai sekarang penyesalan itu masih ada, dan mungkin tidak akan hilang sampai kapanpun, sampai dimana datang saatnya aku bertemu dia. yaahhhhh Dia yang sudah ku anggap seperti keluarga sendiri dan melebihi apapun itu.

Pertengkaran itu di mulai saat dia nge-kost denganku, awalnya baik-baik saja, 3thn tidak bertemu membuat semuanya berubah, tawa canda riang saat SMA itupun hilang ketika "Pacar" itu ada.
Mungkn aku yang egois
Aku yang keterlaluan
Aku yang salah telah mengusirnya jauh dari kehidupanku

Dan sekarang silaturahmi itupun telah tiada, bahkan hanya untuk mendengar suaranya yang manja dan sayupun tak akan pernah terjadi.
Kini sudah hampir 2th berdiam tanpa ingin tahu kabar darinya, sendiri dan sepi serta kehampaan ini masih hangat ku rasakan.
Kejadian itu....
Kejadian malang itu...
Hanya karena lelaki bedebah itu persahabatan kita putus!!!!
Apakah kau merasakan rindu yang amat dalam kepadaku wahai sahabatku???
Sungguh aku disini merindukanmu..
Sangat merindukanmu...
Aku marah...
Aku kecewa
Aku menyesal
Dan aku merasa sebagian ragaku mati rasa di saat aku mengingat akan indahnya persahabatan kita dulu
Suka..
Duka...
Tangis...
Canda dan tawa itu sudah tiada lagi
Dan kini yang tersisa hanya sebuah Kesedihan
Kekecewaan
dan Kehampaan.
Andai kamu tahu dalam kurun waktu ini aku selalu memikirkanmu
Andai kau tahu bagaimana perasaanku di malam itu
Menghatirkan keadaanmu dengan lelaki bedebah itu
Apa kau sehat???
Apa kau bahagia dengan pilihanmu itu??
Ku harap kau tidak salah pilih
Ku harap aku yang salah
Aku tak akan sanggup jika melihatmu meneteskan air mata lagi.

 

Ingatkah kau dengan foto jelek kita ini?? di saat kita sama2 mengais rizki di negri orang, yahhhh menjadi MAIDS!!! Kita selalu memutuskan apapun bersama, suka duka kita lewati bersama.
Sobat..... AKU RINDU KAMU :'(

Apa kau masih ingat dengan warna favorit kita???
yahhhhhh... Ungu
Purple
everythings are Purple...
I always remember that Bahriya :'(

Dan sekarang yang tersisa hanya puing-puing kenangan yang sudah berantakan dan tak akan bisa lagi di terapkan sebagaimana awalnya.


Aku harap suatu saat nanti dimana kita akan bertemu kau akan tersenyum melihat sahabatmu ini, dan katakan kepada semua orang bahwa :" Dia-lah sahabatku!!! " 

nb: Mungkin aku yang salah, aku yang terlalu menghawatirkan keadaanmu di kala itu, aku tidak mau kau terluka sedikitpun bah, hanya itu tanpa maksud yang lain, tapi kau menafsirkannya berbeda :'( aku menyesal dan sampai saat ini pun aku masih menyesal akan kejadian itu. Seharusnya kala itu aku mengalah, seharusnya kala itu aku turutin kemauanmu sobat, tapi................................... sudahlah Aku harap kau bahagia dengan pilihanmu itu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dan untuk yang Pertama ( Catatan Harianku di Krakatau Writing Camp Part I )

Berawal dari Travellingku yang pertama bersama para Travellers lainnya yang entah akupun tidak tahu asal usul mereka, terlihat mereka sangat antusias dengan acara itu, tidak terbayang olehku mereka datang dari berbagai kota yang bisa dikatakan JAUH dari pusat Meeting Point. First Present bisa dikatakan sederhana dan bagiku yang termasuk pendiam itu sangat sulit untuk berbaur dengan yang lainnya, maklumlah aku belum bisa seperti yang lainnya yang langsung bisa bercanda dan menyegarkan suasana dengan banyolan mereka, sesal dalam hati itupun ada, ribuan pertanyaan dalam bathin ini pun tak bisa tertahan lagi untuk di jawab " Mengapa aku seperti ini"?? rasa sosialku sungguh payah.... :D

Malam itu kami bertemu di Pelabuhan Merak sekitar jam 11 malam, candaan saling terlontar sambil menunggu teman yang lain yang belum datang, dan for the first time I saw Gol A Gong,, jujur sekali aku baru dengar namanya saja hari itu, sedikit informasi yang aku temukan dalam Mbah Google tentangnya yaitu hanya seorang Penulis, selain itu aku tidak tahu lagi tentangnya, ketakutanku semakin menjadi ketika salah satu diantara mereka menjelaskanku tentang penulisan yang akan kami bahas dalan Trip ini, "Wahhhhh!!!! Matilah aku, jangan sampai orang tahu akan jurusanku itu akan sangat memalukan!!! apa kata orang nanti ketika mereka menanyaiku tentang tata cara penulisan yang benar dan aku tidak bisa menjawabnya??? sedangkan Jurusanku adalah Sastra yang notabennya adalah penulisan,,, Hmmmmmmmmmmmmmm.... sungguh payah aku ini, sekeras mungkin aku tutupi ketakutan itu dengan membayangkan bagaimana akan terjadi Trip ini.
Jam menunjukan pukul 12 tengah malam, kamipun meninggalkan pelabuhan Merak itu menuju ke Pelabuhan Bakauheni Lampung, lebih dari 4 jam kami berada dalam Kapal yang besar itu, Subuhpun datang menyambut kami yang terlelap dalam candaan malam "tikar itu" dan merasa sangat bangga seakan kapal besar itu milik kami, semua penumpang telah mendaratkan kaki mereka sedangkan kami asyik bergurau dan bercanda di atas kapal itu sampai seorang petugas dari kapal memberitahu kami bahwa kapal telah kosong.

Legakan tawa dari kami tercampur baur dengan rasa malu,, entahlah itu sungguh menggelitik. Setibanya di Pelabuhan Bakauheni kami menaiki sebuah angkutan perkotaan di sana, jarak yang di tempuh dari pelabuhan sampai ke dermaga Canti itu sekitar 2jam diisi dengan istirahat, sholat dan makan, masih teringat dalam otakku bagaimana kami menghabiskan sarapan pagi di dermaga canti, sepiring nasi dengan telur setengah matang ku lahap dengan menikmati pemandangan dermaga cantik nan elok itu, dan bayangan surgawi itu pecah membelah ketika harus membayar sarapan itu dengan harga yang berbeda, entah bagaimana pedagang itu menghitungnya, ada yang di hargai 13.000rp, ada juga yang di hargai dengan 11.000/12000rp padahal lauk yang kita makan pun sama.

Dermaga Canti, Lampung secantik nama dan pemandangannya, menyulap mata dan menghilangkan rasa kelelahan kami dengan sejuta pesona daya tariknya yang bisa di katakan "waaahhh"

Selepas itu kami melanjutkan perjalanan kami menuju Pulau Sebesi, dengan jarak kurang lebih 2 jam kami tempuh dengan perahu nelayan tradisional,lelah dan letih pun sirna, mataku tak luput dari jutaan pemandangan yang sungguh cantik, menawan dan menyegarkan mata, padahal waktu itu aku merasa sangat ngantuk tapi seketika itupun lupa karena disandingkan dengan indahnya panorama laut sepanjang perjalanan.


Sekitar pukul 9 pagi kami sampai di pulau sebesi, masih tidak percaya aku sudah di lampung, waahhhhh........ jauh sekali.....
Setibanya di sana kami di sampingkan dengan segarnya kelapa muda, kami duduk melingkar di balai itu dan memulai acara kami yang pertama yaitu tentang Penulisan Travel Writer dan Travel Novel oleh Gol a Gong, membahas apa itu Travel writer,Travel novel, bagaimana tata cara penulisannya dan bagaimana agar menarik sang pembacanya. Disitulah aku belajar bagaimana menariknya penulisan itu, Jujur aku termasuk orang yang sama sekali tidak suka membaca, pengetahuanku tentang penulis karya sastra indonesia sungguh nihil, dan disitu aku lihat banyak sekali bakat anak-anak mudanya di bidang penulisan, semakin menciut saja nyaliku ini mendengarkan ocehan-ocehan mereka yang sungguh indah.

Setelah acara itu dilanjutkan dengan pembagian kelompok untuk penginapan kami di rumah penduduk setempat, aku pun sekelompok dengan para teteh-teteh yang berhijab itu, terbesit dalam benakku kapan aku bisa seperti mereka??? ahhhhhhhhhhhhhhh.... percaya pasti suatu saat nanti aku bisa!!! hehehe
Setelah Ishoma ( istirahat sejenak, Sholat, mandi) Kami berkumpul kembali di dermaga pulau sebesi untuk melanjutkan trip ini  ke pulau sebuku, perjalanan dari pulau sebesi ke pulau sebuku sekitar setengah jam, setibanya di sana aku pun terbelalak!!! tercengang lagi untuk kesekian kalinya akan  pemandangan luar biasa yang Sang Pencipta  ciptakan... SubhanAllah.... sungguh ini hanya secuil keindahan yang KAU ciptakan, tapi bagiku sungguh itu sangat mengagumkan.


Semua wanita itu sama, senang akan hal-hal yang indah, begitupun kami yang tanpa bosan selalu mengabadikan moment-moment kebersamaan ini( Sebuku Island, 24th august 2013)

Kami hanya berjalan mengitari pulau itu, menikmati ciptaan Sang Pencipta, sementara sebagian lainnya menikmati dengan  cara yang berbeda yaitu Snorkling.
Dan tak lupa akupun mengabadikan moment ini dengan seorang penulis terkenal Gol a Gong , sampai saat inipun aku tak percaya aku yang hanya orang biasa bisa travelling bersama seorang penulis!!!! wahhhhhh bangettt !!!!


Ketika kita ingin menjadi orang yang hebat maka kitapun harus berteman dan mengenal orang hebat pula, ketika kita memliki kesempatan itu, maka janganlah kita sia-siakan ( Juju, Sebuku Island with Gol a Gong)


Ini dia orang yang menjadi inspirator ku agar tetap Travelling, sungguh luar biasa aku bisa mengenalnya.Teh Nurul sebutannya, wanita tegar yang selalu menghabiskan weekend nya dengan Travelling, ahhhhhhhhhhhhhhhhhh.... sungguh membuatku iri, suatu saat nanti aku bisa sepertinya, hehehehe.... akan aku explore nusantara ini ( Kalo punya duit yeee) :D

Kesenangan itu sirna seakan tertelan oleh sang ombak yang terus mengejar sang karang, pulau yang seindah itu tetap saja tidak terawat, sampah berserakan menutupi keindahan putihnya sang pasir yang masih perawan, lembutnya pasir itu terkikis akan tangan-tangan jahil para travellers yang tidak bertanggung jawab.


Sungguh di sayangkan, masih saja ada orang yang tega mengotori pulau seindah itu. Belum puas rasanya menikmati keindahan sebuku namun kami harus segera meninggalkannya untuk menuju si Umang - umang yang tak akan kalah indahnya. Perjalanan dari Sebuku ke Umang-umang tidaklah jauh, mungkin kurang dari setengah jam kami sampai di umang-umang, tiada kata lagi yang bisa ku ungkapkan selain Indah dan menawan, kalau saja ada kata yang bisa menggantikan keindahan itu maka akan ku cari dan ku tempel di sana.


Tanpa bosan dan jenuh tanpa letih dan lelah dan tanpa kegundahan kapan lagi kami akan kesini. 

 #To be continued




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kaki - Kakiku


Kaki inilah yang selalu menjagaku
Kaki inilah yang selalu membawaku kemana aku mau
Tapi apakah kaki ini yang akan menopang kaki-kakiku yang akan rapuh suatu saat nanti???

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Should Change

I should change the way how my attitude was.
Iam bad person.
I need someone to help me.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Salah terus....

Aku pikir bakalan beda, tapi tetap saja sama, yawdahlah..... memang gak akan ada kata sayang yang sesungguhnya,, apa itu kata sayang? ataupun kata cinta???? the stupid things ever. It's all about sex only!!!! Hanya bersifat sementara, ada ketika di butuhkan, hilang ketika sudah merasa puas, dan NOTHING.

Dan tebakanku selama ini itu benar, semuanya sama...
entahlah kenapa aku harus di hadapkan dengan lawan jenis yang tidak pernah bisa mengerti akan sifat dan kondisiku????
Hhhhh........... sigh...
semuanya sama, dan hari ini pun hampa....
bahkan benar sampai sekarangpun aku tidak pernah lagi menangis karena perasaan ini, perasaan BODOH DAN TIDAK BERGUNA YANG HANYA MEMBUAT PELAKUNYA SETRES DAN TAMBAH KURUS , YANG SELALU MEMBUAT PELAKUNYA MARAH DAN TIDAK BERFIKIR JERNIH ,,,,,

Pantas saja banyak yang bunuh diri ketika mereka putus cinta, cinta yang mereka harapkan tidak sesuai dengan apa yang mereka cita-citakan.


Mungkin sekarang aku marah, ingin menangis tapi sudah tidak tahu bagaimana caranya menangis, dan untuk apa aku harus menangis??? KONYOL SEKALI.

Baru saja kemarin malam aku putuskan untuk menjalani hidupku untuk bisa menjadi istrimu, tapi sekarang sudah tiada lagi harapan itu, sudah berkali-kali aku bilang tolong mengerti aku, aku masih labil, seharusnya kamu bisa mengayomiku, apalagi kita kenal baru beberapa bulan, kamu belum tau bagaimana caranya menghilangkan sifat jelekku ini, tapi sekarang sudah menyerah, what a loser man!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!  YOU SHOULD READ THIS, YOU SHOULD CARE FOR ME, NEVER LEAVE ME, DON'T SAY BYE TO ME, YOU SHOULD UNDERSTAND ME, YOU SHOULD LOVE ME, YOU SHOULD KNOW THAT I LIKE YOU AND I HAD DECICED TO BECOME YOUR WIFE BUT WHAT THE HELL IS IT????? IS IT OVER?????just because you don't know how to make me smile?you don't know how to make me happy? you don't know how to quell my anger, YOU SHOULD TRY TO UNDERSTAND ME, Iam still young, I never meant to hurt you, I never meant to say bye to you or I never meant to leave you, dan seharusnya kamu tau bahwa sifat seorang perempuan itu selalu terbalik, ketika dia bilang tidak mau sesungguhnya dia sangaat menginginkannya, ketika dia bilang dia akan meninggalkanmu maka kemungkinan dia tidak bisa jauh darimu, dan ketika dia mengucapkan do'a untukmu maka tersimpan besar harapan dia padamu.
Do you know what Iam doing now???
Iam not crying because thats not who i am, Iam not sad, I'm just feeling useless, empty heart and don't know what to do.

nb: OK.... Semangat juju, studymu masih panjang,Masalah ini hanya sedang mengujimu untuk lebih dewasa lagi, inget cari duit yahhh buat semesteran, dan akan aku manfaatkan liburan ini untuk kerja :D 
kita tidak akan pernah tau bagaimana nanti, yang sekarang ya jalani aja,mungkin ini cara Tuhan menyayangi kita :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS