only zumar. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Sungguh Mirissss.....

Kemarin 06-april-2013 saya menemani uda ke tempat pertandingannya, yaitu di GOR Cempaka Putih, tapi kala itu saya tidak berangkat bersamanya, karena dia atlitnya maka dia di haruskan untuk datang lebih awal lagi di sebabkan jadwal yang tertera disitu akan di mulai pada pukul 08.00WIB. Sayangnya itu tidak seperti yang di jadwalkan, yeahhhhhhhhh manusia Indonesia memang ngaret itu sudah biasa dan tidak aneh lagi bagi saya. Saat itu saya sampai di GOR sblum jam 9.00 dan pertandingannya belum di mulai, saat bertemu uda di sana saya lihat mukanya sungguh sedih, kacau dan galau ( sebutan anak jaman sekarangnya), entah mengapa di saat uda seperti itu saya malah takut untuk menanyakannya karena itulah sifatnya, jika dia sedang murung maka saya akan membiarkanya untuk sementara waktu. Saya beranikan diri bertanya pada temanya dan juga sebenarnya teman latihan Taekwondo saya juga, dan ternyata kini jelas apa yang sedang di murungkan uda..... :'(
sungguh MIRISSSS. SEDIHHHH DAN KECEWA itulah yang saya rasakan, dan mungkin perasaan uda juga lebih dari itu. Seorang atlit yang di suruh untuk pertandingan demi membela nama Kampusnya sangat TIDAK DI PERHATIKAN!!!!! Couch nya blm datang saat itu,dari pengurus UKM juga tidak menyediakan peralatan yang di butuhkan sang atlit, teman uda bolak-balik mengurusnya jadwal dan partai apa yang akan di mainkan oleh uda, sungguh pada saat itu saya bingung apa yang harus saya lakukan, apa yang harus saya bantu, dan saya hanya bisa menemani uda di sampingnya, memberikan support dan menenangkan hatinya.
Masalah datang lagi, teman uda mendapatkan kabar bahwa ada kesalahan pada jadwal pertandingan yang akan di mainkan oleh uda, seharusnya uda main pada class under 54 class fin, dan ternyata dari pihak sekretariat menempatkan nama uda di class under 46 yang sebenarnya itu adalah class junior yang tidak ada lawannya, setelah di ketahui memang itu kesalahan dari awal pihak pengurus UKM yang salah menuliskan dan menempatkan nama uda,yeahhhhhhhhhhhhhhh pada saat itu uda kesal, marah, kecewa, dan kulihat sungguh wajahnya sangat sedih... saya bingung harus bagaimana dan saya hanya bisa diam.
Teman uda tetap mengusahakan agar uda tetap bisa main, padahal saat itu uda sudah bilang kepada saya bahwa dia lebih baik pulang, sia-sia saja dia ada di sana.Pada saat pukul setengah 11 pelatihpun sampai dan mengurusnya, dalam beberapa menit selesai, dan akhirnya uda di pastikan bisa main pada pertandingan itu, yang jadi masalah pada saat itu adalah peralatan. Salah satu teman uda pun ada disana, dan dia pun pelatih saya juga, dia membawa rombongan dari Club nya untuk pertandingan Taekwondo juga, dan uda pun meminta bantuan agar di peinjamkannya peralatan yang ia butuhkan, dia sangat baik dan meminjamkan peralatan yang uda butuhkan, padahal mereka disitu adalah lawan.
Masalah peralatan dan jadwal pertandingan kelar, datang lagi satu masalah dari pihak panitia yang mengumumkan bahwa pertandingan di undur sampai jam 1siang. Lelah, capek dan kesal menunggu mungkin itulah yang di rasakan uda saat itu, hanya sabar yang bisa menenangkanya.
Lebih dari jam 13.00 WIB pertandingan baru dimulai,padahal uda sudah ada di GOR dari jam 07.00 WIB bersama temannya. Sungguh penantian yang panjang, pada saat sang panitia mengumumkan pertandingan yang akan segera di mulai, panitia menyampaikan dan memanggil nama atlit yang akan maju pada pertandingan pertama, dan apa yang disangka uda ternyata jadi kenyataan, nama uda di panggil pertamakalinya dan harus berhadapan dengan teman dia yang meminjamkan peralatan itu, waduhh!!!!! serentak kita semua kaget saat mendengarnya, tapi apalah daya memang harus di hadapi, uda bingung harus gimana, padahal dia sudah berniat untuk melampiaskan kekesalan dia dari pagi pada lawan yang akan dia hadapi, pada saat pertandingan di mulai saya lihat dari dekat dan memperhatikan permainnya, dia tidak sedang bertanding dengan sungguh-sungguh, dia ragu dan merasa tidak ingin untuk melukai lawan tandingnya itu, maka dari itu uda kalah dalam pertandingan pertama itu, yeahhhh saya kecewa tapi saya tetap mendukungnya bangga akan prestasi yang di miliki uda sebagai ATLIT TAEKWONDO. Setelah selesai pertandingan uda nampak biasa saja dan pelatih serta teman-teman mnyayangkan hal itu kenapa dia tidak main layaknya saat dia bertanding yang sebenarnya. Tapi apa boleh buat semuanya sudah berakhir, dan uda mengikhlaskannya, padahal saya ,pelatih dan teman-teman yakin bahwa uda bisa mengalahkan lawannya dengan mudah dengan kemampuan yang uda miliki saat itu.Tapi yasudahlah saya tetap mendukungnya, dan terus menyemangatinya. Uda you are my hero, and I'll always support you.


Ini adalah pengalaman saya yang pertama untuk menyaksikan langsung pertandingan uda di arena, terbesit dalam benak saya "kapan saya bisa sepertimu da? bisa jadi seorang atlit Taekwondo", dan uda selalu meyakinkan saya bahwa saya juga bisa asal latihan yang benar dan fokus.Itulah kata-kata terakhir yang uda sampaikan semalam, makasih ya uda :D LOVE YOU :D 07-April-2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar